Influencer yang menginspirasi saya adalah ibu saya
Saya lahir dari keluarga hukum , semua keluarga saya kecuali saya tidak ada yang berkerja yang berkaitan dengan seni. Saat saya masih bersekolah di bangku SMA saya selalu di beritahu olah ayah saya, "nanti kamu masuk UI ya atau universitas brawijaya lalu ambil jurusan hukum ya", saya pun tak pernah menjawab saran ayah saya tersebut. Namun ibu saya sering sekali melihat saya menggambar , bermain musik , ibu saya selalu memuji semua karya saya, sampai pada akhir nya ibu saya memberi tahu saya . fokus pada apa yang kamu suka, nanti ibu bantu dan ibu support .
Ibu saya bercerita bahwa saat ia dulu masih bersekolah di sekolah dasar dan sekolah menengah pertama, ia tidak pintar dan selalu mendapat nilai jelek, ia bilang ke saya bahwa ia tidak mudah untuk fokus sama seperti saya. Ia melihat kawan kawan nya yang selalu mendapatkan nilai yang tinggi padahal hanya belajar di sekolah tanpa belajar dan menghafal dirumah.Mulai dari sana ibu saya berfikir bahwa apapun itu apapun yang kita tuju kita harus perjuangkan. Ibu saya mulai selalu belajar saat pulang sekolah dan bangun pagi untuk belajar kembali, saat itulah nilai ibu saya selalu bagus dan menyaingi kawan kawan nya.
Tidak hanya itu, ia selalu berpesan kepada saya bahwa kita harus Berdoa dan pasrahkan saja kepada tuham dan baik kepada semua orang maka pasti orang orang akan baik ke kita, Saat itu ibu saya kuliah di Universitas Indonesia , saat saat ia sedang sekripsi ia memikirkan ingin menulis apa , ia bingung , sampai samapi ia jatuh sakit. Saat ia sakit ia selalu mencari sumber dan tidak lupa berpasrah diri kepada tuhan karena ia tau tuhan selalu memberi jalan terbaik buat manusia. Sesudah di rawat dirumah ia pun pulang kerumah, saat itu ia melihat ayah nya sedang membaca koran kompas tentang Bank baru , ia terpikirkan untuk menuliskan itu. saat ia memberikan sekripsi tersebut kepada dosen nya kebetulan dosen tersebut sedang meneliti kasus bank baru tersebut, dan senang dengan sekripsi ibu saya.
Dari situlah ibu saya lulus , ibu saya mendapat gelar s1 hukum , sesudah kuliah ibu saya mencoba kerja kecil kecilan di bank hanya sebagai teller. Disana ia selalu baik kepada semua orang, tidak hanya berkerja ia juga belajar tentang bank disana kepada stuff stuff bank lain nya . Sampai tiba tiba ia di tawarkan kerja sebagai banker padahal basic nya dia adalah hukum.Intinya ibu saya baik kepada semua orang dan berusha pada kerjaan nya, sampai banyak orang menyukai dia, dia pun dapat undangan kerja di Bank Indonesia , dan sekarang jabatan ibu saya adalah manager di Bank indonesia.
Dari cerita ibu saya tersentuh agar selalu fokus pada apa yang kita suka, seperti saya suka photography saya akan meningkatkan skill photo saya. Dan jangan lupa selalu baik ke semua orang pasti dampak nya akan sangat bermanfaat bagi kita, karena ketika kita baik ke semua orang , pasti semua orang akan memperlakukan hal yang sama kepada kita. Sebalik nya ketika kita tidak baik ke orang lain , maka kita akan mendapatkan perlakuan yang sama.
Comments
Post a Comment